Sistem Hidroponik, Menanam Tanpa Media Tanah

Sistem Hidroponik, Menanam Tanpa Media Tanah

Karena berbagai alasan, banyak pekebun beralih ke sistem hidroponik. Jenis kebun ini berukuran kecil dan mudah ditanami, membuatnya ideal untuk sebagian besar sayuran, terutama tomat merah. Apalagi peralatan yang dibutuhkan untuk berkebun hidroponik tidak mahal dan relatif mudah dalam perawatannya.

Berkebun hidroponik mengacu pada pertumbuhan tanaman tanpa media tanah, dengan kata lain “berkebun bebas polusi”. Ada banyak metode berkebun hidroponik, dan sebagian besar metodenya masih lebih baik daripada berkebun secara konvensional karena metode tersebut dapat lebih mudah menyediakan hal yang dibutuhkan tanaman.

Tanaman hanya akan menerima apa yang kamu berikan. Oleh karena itu, kamu dapat mengatur pH, nutrisi, intensitas nutrisi, volume air, dan volume cahaya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempelajari jenis tanaman yang akan tumbuh guna mengetahui kebutuhan nutrisinya guna kelangsungan hidupnya.

Berkebun hidroponik tidak serumit yang dipikirkan. Ia mungkin sangat rumit jika harus menggunakan komputer dengan sensor yang digunakan untuk mengontrol siklus air, nutrisi dan cahaya untuk tanaman. Namun, ia juga bisa sesederhana ember penyiraman manual dengan hanya satu jenis tanaman.

Sistem hidroponik rumah tangga biasa biasanya terdiri dari bagian-bagian berikut: nampan tempat tumbuhan, cahaya (alami atau buatan), tempat air, pompa untuk penyiraman (atau beberapa jenis peralatan penyiraman), dan beberapa bentuk pompa udara untuk menyediakan oksigen untuk nutrisi.

Media tanam yang digunakan dalam berkebun hidroponik bisa bermacam-macam, seperti rockwool, perlit, sabut kelapa, kerikil, pasir, vermiculite, bahkan udara. kamu bisa mendapatkan instruksi dari toko tanaman atau via online, atau kamu bisa membeli satu per satu dan membuatnya sendiri. Atau bisa juga langsung membeli yang telah dirakit yang dijual di toko.

Unsur-unsur tertentu sangat penting untuk pertumbuhan tanaman agar sehat, termasuk magnesium, sulfur, kalsium, kobalt, boron, besi, tembaga, mangan, dan seng. Unsur hara ini mutlak penting bagi tanaman, jika unsur hara ini kurang dapat mengakibatkan makanan menjadi tidak sehat, bahkan pada beberapa kasus bahkan menimbulkan gangguan kesehatan bagi konsumen. Dalam berkebun hidroponik, penggunaan pupuk berkualitas tinggi sangatlah penting.

Aspek penting lain dari berkebun hidroponik yang harus diatur secara ketat adalah keseimbangan pH. Ketika keseimbangan pH berubah, tanaman akan kehilangan kemampuannya dalam menyerap nutrisi yang dibutuhkannya. Kesederhanaan pengujian dan pengendalian pH tanaman hidroponik memberikan keuntungan yang lebih besar daripada pertanian secara konvensional.

Meski ada ratusan varian berbeda, namun Sistem Wick, Sistem Water Culture, Sistem Ebb and Flow, Sistem Drip, Sistem NFT, dan Aeroponik  adalah enam jenis sistem hidroponik yang paling dasar. Berkebun hidroponik itu  sederhana dan terjangkau, dan kamu dapat menanam produk segar, bunga, palawija, dan rempah-rempah sepanjang tahun!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *