Jenis Sayuran Hidroponik dan Perawatan Yang Benar

Jenis Sayuran Hidroponik dan Perawatan Yang Benar

Memiliki rumah yang bagian balkonnya terdapat space kosong cukup luas, tanami saja dengan jenis sayuran hidroponik. Hitung-hitung sebagai kegiatan tambahan selama masa pendemi dimana waktu sebagian besar dihabiskan di rumah. Dari pada bosan, mencoba belajar hidroponik bukan masalah berarti asalkan mau menekuninya dengan cukup baik.

Hidroponik sendiri berarti cara menanam dengan media air sebagai unsur utama dalam proses penanaman tumbuhan tersebut. Ada berbagai macam sayuran bisa ditanam dengan metode tersebut. Di beberapa kota besar, karena lahan sempit, banyak dari mereka mencoba cara berkebun hydro karena lebih menghemat lahan.

Meskipun tahu, untuk mengembangkan berbagai macam jenis sayuran hidroponik itu memakan biaya mahal dalam perawatan, tapi kualitasnya nanti sangat bagus. Belum lagi, kamu tidak perlu ke pasar untuk membeli sayuran, tinggal mengambilnya dari kebun hidroponikmu sendiri. Ingin tahu lebih banyak lagi? Berikut detail informasinya.

Mengenal Jenis Sayuran Hidroponik yang Mudah Ditanam

Semakin tahun, lahan sudah sangat sempit karena pembangunan rumah dan gedung sangat meningkat. Dipengaruhi juga karena pertumbuhan manusia di Indonesia sangat meningkat cepat setiap tahunnya.

Ingin menanam pohon sendiri di rumah juga lahan sangat minim. Maka dari itu tercetuslah metode menanam dengan hidroponik. Sebuah cara pembudayaan tanaman dengan media air sebagai unsur utama dalam proses penanamannya.

Sayuran sendiri adalah bahan pangan penting karena kandungan nutrisi di dalamnya. Dan sekarang, beberapa jenis sayuran hidroponik mulai dikembangkan oleh masyarakat karena bisa ditanam pada lahan sempit, anti pestisida dan juga mampu terhindar dari hama.

Akan tetapi, tidak semua jenis sayuran bisa dibudidayakan dengan cara tersebut. Berikut adalah beberapa yang kami sarankan untuk memulai kebun hidroponik-mu:

  1. Kangkung. Mereka bisa tumbuh tanpa perawatan khusus serta bisa tumbuh di sepanjang tahun.
  2. Selada juga sangat cocok karena durasi panennya cukup cepat sehingga banyak orang yang menanam selada secara hidroponik.
  3. Sama halnya dengan bayam, karena setelah ditanam, masa panennya hanya berjarak 30 sampai 35 hari saja.
  4. Brokoli adalah jenis sayuran enak dan bernutrisi, bisa dibudidayakan secara hidroponik karena mudah beradaptasi dengan dataran rendah.
  5. Kemudian ada seledri yang dikatakan perawatannya cukup mudah.
  6. Cabai juga menjadi salah satu yang direkomendasikan ditanam pada lahan sempit.
  7. Dan terakhir tomat, meski cukup membutuhkan tenaga ekstra, tapi tomat yang ditanam dengan cara tersebut hasilnya sangat bagus dan segar.
Baca Juga :  Persiapan Menanam Hidroponik Agar Tumbuh Subur

Tips Perawatan Sederana Bagi Sayuran Hidroponik

Meski beberapa jenis sayuran hidroponik yang tadi kami sebutkan bisa dianggap cukup mudah ketika masa perawatan, bukan berarti cara membesarkannya asal saja hanya disiram air, itu namanya bukan merawat.

Kamu juga harus tahu, tidak ada pembudidayaan tanaman dikerjakan mudah tanpa menghabiskan waktu dalam perawatan. Segalanya harus dijaga dengan baik hingga tumbuh subur dan siap panen.

Tips berikut mungkin dinilai sederhana, akan tetapi bisa membuat sayuran hidroponikmu tumbuh dengan baik hingga bisa dinikmati hasilnya. Berikut detail poinnya :

  1. Setelah ditanam, kamu harus mengecek secara berkala kondisi air dan juga bak penampungannya. Keduanya harus tetap dijaga bersih.
  2. Pemberian nutrisi juga penting, serta harus dilakukan setiap hari. Maka dari itu, pengecekkan harus dilakukan secara rutin. Paling tidak tiga hari sekali diganti larutan nutrisinya.
  3. Jangan lupa, wadah atau media penanamannya harus dibersihkan juga.
  4. Lingkungan bersih, akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan tanaman. Maka, sanitasi lingkungan juga harus dilakukan.
  5. Buang tanaman yang sakit dari si sehat dengan cara digunting dengan cara hati-hati, kemudian pisahkan tanaman sakit itu.
  6. Lalu, kamu harus menghilangkan rasa malas untuk melakukan itu semua. Cek tanaman dan media tanam sesering mungkin.

Komitmen adalah kunci agar kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik, tanpa gagal pada akhirnya. Maka dari itu, sebelum mulai menanam jenis sayuran hidroponik, pelajari dulu dengan betul agar tidak dilakukan setengah-setengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *