Beberapa Hama Tanaman Hias & Cara Mengatasinya
Source : freepik

Beberapa Hama Tanaman Hias & Cara Mengatasinya

Sungguh menyenangkan memiliki banyak tanaman hias karena membuat rumah terasa lebih nyaman. Namun, merawat tanaman tidaklah mudah. Apalagi jika sedang berhadapan dengan hama yang dapat merusak tanaman.

Untungnya, sebagian besar hama tanaman hias dapat diobati dengan metode non-toksik, seperti memilih serangga yang lebih besar atau menyemprot dengan air yang kuat.

Bagaimana kita menangani masalah ini tergantung pada jenis hama yang menyebabkan kerusakan. Nah, berikut ini lima hama yang bisa merusak tanaman hias kita dan lebih – lebih membuatnya mati.

Kutu daun

Hama ini berukuran kecil, lunak, kuning, putih, merah atau hitam, dan ada yang bersayap atau tidak bersayap. Kutu daun menghisap getah dan biasanya berkumpul di tanaman halus, terutama pohon buah-buahan.

Meskipun jumlah kutu daun banyak, kutu daun jarang menyebabkan kerusakan yang cukup untuk membunuh tanaman.

hama kutu daun
Source : freepik

Meski demikian, kita tetap harus mengendalikan hama ini dengan menyemprotkan air yang kuat dari selang atau memotong batang yang terserang dan menghancurkannya di tanah.

Insektisida juga dapat disemprotkan, tetapi area tanaman yang dimakan kutu daun masih akan menunjukkan deformasi saat tumbuh. Serangga bermanfaat seperti kepik dapat membantu mengendalikan kutu daun.

Baca Juga :  Tanaman Hias Merambat Yang Bisa Percantik Rumah

Namun, perlu diingat bahwa metode yang digunakan juga akan memengaruhi serangga menguntungkan yang memakannya. Jadi, pikirkan baik – baik agar tidak menjadi bumerang.

Ulat

Ulat merupakan tahap larva ngengat dan kupu-kupu, yang membuat mereka lebih sulit ditangani karena mereka menjadi penyerbuk yang dibutuhkan di taman. Sayangnya, ulat sering memakan tumbuhan, daun, dan batang. Namun, jika ulat tidak merusak tanaman, mungkin kita bisa mengabaikannya.

hama ulat
Source : freepik

Jika serangan ulat mulai menggila, mohon gunakan insektisida hayati yang tidak berbahaya bagi manusia, hewan dan serangga dewasa, karena telah sangat berhasil melindungi tanaman seperti brokoli dan kubis dari ulat bulu. Kita juga bisa mengandalkan musuh alami seperti burung atau tawon untuk mengusir ulat.

Kumbang daun

Kumbang daun berwarna hitam atau abu-abu dan sangat kecil, kurang dari 1/8 inci. Hama ini biasanya menggigit tanaman, sehingga muncul banyak lubang bergerigi pada daun, dan biasanya muncul pada musim semi dan awal musim panas. Oleh karena itu, gunakan penutup baris terapung untuk melindungi bibit hingga tanaman mulai berbunga.

Baca Juga :  Tanaman Hias Daun Untuk Percantik Rumah Anda

Tanaman tua yang tumbuh lebih cepat pada cuaca panas biasanya menjadi sasaran kumbang daun. Oleh karena itu, kita dapat memasang perangkap lengket berwarna kuning untuk menarik perhatian kumbang. Kita juga bisa mengandalkan predator alami, tawon, yang biasanya menekan populasi kumbang daun.

hama kumbang daun
Source : freepik

Untuk menarik perhatian beberapa tawon kecil yang tidak menyengat, kita dapat menanam tanaman nektar favorit kita, seperti sweet alyssum, adas, dan catnip. Jika serangan kumbang semakin parah, semprotkan minyak nimba atau semprotkan insektisida yang mengandung fungisida untuk membantu mengendalikannya.

Kutu busuk

Mealybugs, atau whiteflies, adalah serangga kecil penghisap getah yang terlihat seperti kapas. Kepik biasanya menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak optimal dan terbatas, yang dapat menyebabkan tanaman kehilangan daunnya.

Hama ini juga dapat menarik semut dan menyebabkan tumbuhnya jamur jelaga pada tanaman. Untuk mengendalikan situasi ini, kita bisa menanam tanaman nektar berbunga kecil, seperti sweet alyssum dan yarrow, yang akan menarik predator alami termasuk kepik.

hama kutu busuk
Source : freepik

Kita bisa menggunakan semprotan air yang kuat untuk menghilangkan lalat putih pada tanaman, atau menyeka dengan kapas yang dicelupkan ke dalam alkohol.

Baca Juga :  Alasan Harga Tanaman Janda Bolong Terbilang Mahal

Kemudian, menyemprotkan banyak insektisida dan minyak nimba juga dapat membantu mengendalikan lalat putih, tetapi kita harus benar-benar mengikuti petunjuk untuk menghindari kerusakan tanaman dan serangga yang menguntungkan.

Siput

Siput bersifat lengket, berwarna hitam atau coklat. Sekilas, siput terlihat seperti cacing pendek, namun dengan antena kecil dan cangkang melingkar yang keras di bagian punggung.

Siput menyukai kelembapan, lubang serak di daun atau bunga. Hama ini memakan tanaman pada malam hari dan pada hari-hari mendung, meninggalkan jejak lendir yang halus. Siput menyukai tempat yang lembab dan sejuk.

hama siput
Source : freepik

Oleh karena itu, kita dapat menemukannya tersembunyi di bawah mulsa-di bawah puing-puing tanaman-atau di dekat bebatuan saat senja.

Ada banyak jenis umpan bekicot beracun yang beredar di pasaran, namun harap pastikan untuk memeriksa label produknya agar tidak berbahaya bagi anak-anak, hewan peliharaan dan satwa liar.

Kita juga bisa memakan besi fosfat, yang dianggap aman untuk tanaman pangan organik, atau garam sebagai pembatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *