Cara Membuat Pupuk Cair Lidah Buaya (Soil Drench)

Cara Membuat Pupuk Cair Lidah Buaya (Soil Drench)

Sangat mudah untuk membuat pupuk lidah buaya buatan sendiri untuk digunakan sebagai cairan penyiram tanah. Pada dasarnya, yang harus kita lakukan adalah mencampurkan lidah buaya ke dalam blender dengan air. Saat menggunakan daun lidah buaya segar, kita bahkan tidak perlu mengupas kulit atau mengekstrak daging bagian dalam.

Gunakan sekitar ¼ cangkir hingga ½ cangkir lidah buaya segar per galon air secara total, Sedikit saja sudah cukup! Kita mulai dengan membuat sedikit lidah buaya terkonsentrasi dalam blender dan kemudian mengencerkannya lebih jauh sebelum mengaplikasikannya nanti.

Jadi hitunglah berdasarkan total volume yang kita rencanakan. Misalnya, kita mencampur sekitar 2 daun lidah buaya besar (atau 4-5 daun kecil) untuk membuat 5 galon ember pupuk lidah buaya cair.

Sebelum memulai, perlu diingat bahwa yang terbaik adalah langsung menggunakan pupuk organik buatan sendiri tadi dalam waktu 20 menit segera setelah proses pembuatan selesai. Sebab, Setelah dipotong, diproses, dan terkena udara, lidah buaya segar dengan cepat berfermentasi dan mulai rusak sehingga hasilnya akan kurang optimal.

Gunakan daun lidah buaya segar

  • Potonglah satu atau lebih daun lidah buaya, tergantung pada ukuran baskom yang kita buat. Untuk memanen lidah buaya segar, ambil daun tanaman tertua dan terluar. Pegang daun di pangkal tanaman dan tarik perlahan saat kita mengayun ke depan dan ke belakang sampai terlepas. Atau gunakan pisau untuk memotong daun di pangkalnya.
    Potonglah beberapa daun lidah buaya
    Source : homesteadandchill.com
  • Potong daun lidah buaya menjadi beberapa bagian dan masukkan setengah penuh dengan air ke dalam blender. (biasanya hasilnya cenderung berbusa, jadi sisakan ruang untuk ekspansi.) Sekali lagi, kita tak usah repot-repot membuang kulitnya. Blender sampai tercampur rata.
    Masukkan lidah buaya ke dalam blender
    Source : homesteadandchill.com
  • Kemudian tuangkan larutan lidah buaya yang telah dicampur ke dalam volume air yang lebih besar untuk mengencerkannya hingga mencapai konsentrasi yang diinginkan. Kami biasanya menambahkan satu blender penuh lidah buaya ke satu atau dua ember air berukuran 5 galon.
    Campurkan larutan pupuk lidah buaya dengan air
    Source : homesteadandchill.com
  • Terakhir, berikan sentuhan cinta untuk setiap tanaman! Gunakan sekitar setengah cangkir hingga 2 cangkir pupuk lidah buaya ke setiap tanaman, tergantung pada ukuran tanamannya. Saat kami menanam pohon baru, kami memberikannya satu liter. Tidak ada risiko jika melakukannya secara berlebihan.
Baca Juga :  Bisa Buat Beli Pupuk, Ini Syarat & Cara Dapat BLT Desa

Terkadang kami menggunakan alat penyiram untuk pengaplikasian ke tanaman. Di lain waktu, kami juga pernah mengambil sebanyak 1 gelas ukur besar atau 2 gelas ukur berukuran sedang dari ember utama.

Tip: Menurut kami waktu terbaik adalah segera memberikan pupuk lidah buaya setelah waktu penyiraman rutin harian sebab tanahnya masih lembab, mudah menyerap lidah buaya dan tidak perlu disiram ulang. Hanya saja perlu mengulangi pemberian pupuk organik ini untuk beberapa waktu untuk hasil yang maksimal.

Tak ada lidah buaya segar?

Jika kita tidak memiliki daun lidah buaya segar, buat larutan serupa dengan mencampurkan sekitar ⅛ sendok teh bubuk lidah buaya per galon air. Perhatikan bahwa bubuk lidah buaya memiliki konsentrasi yang berbeda, jadi jika ragu, ikuti petunjuk pada kemasannya.

Secara teoritis, kita bahkan dapat mengikuti instruksi yang sama seperti yang diuraikan di atas dengan menggunakan bubuk lidah buaya sebagai gantinya, tetapi pastikan itu adalah 100% lidah buaya murni – bukan sesuatu yang mengandung banyak bahan campuran dan pengawet lainnya.

Baca Juga :  Ada 3 Cara Pemupukan Tanaman Budidaya, Cek Disini

Kapan kita harus menggunakan metode soil drench?

Kami menggunakan pupuk lidah buaya buatan sendiri untuk menyirami bibit muda, terkadang dicampur dengan sedikit ekstrak rumput laut juga.

Bibit yang ditanam di dalam ruangan mendapatkan asupan pupuk lidah buaya dan / atau rumput laut pertama mereka beberapa minggu setelah perkecambahan, diulangi sekali atau dua kali sebelum dipindahkan ke luar ruangan (sekitar sebulan sekali).

Pupuk organik lidah buaya siap untuk disiramkan
Source : homesteadandchill.com

Pupuk organik ini sangat lembut dan ringan sehingga tidak menimbulkan risiko bibit terbakar seperti jenis pupuk lainnya! Selain itu, sebelum menanam benih, kita bisa membasahi tanah dengan larutan lidah buaya untuk membantu perkecambahan.

Waktu ideal lainnya untuk menggunakan pupuk lidah buaya adalah setelah tanam – untuk bibit baru, tanaman semak, atau bahkan pohon. Cukup sirami dengan organik ini setelah tanam.

Kita juga bisa menggunakan pupuk organik ini untuk memberi makan tanaman yang sudah mapan, terutama yang tampak stres atau ingin rusak.

Lanjut Baca :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *