Mengenal Jenis Janda Bolong & Cara Merawatnya

Mengenal Jenis Janda Bolong & Cara Merawatnya

Ada banyak jenis tanaman janda bolong. Jenis yang paling umum adalah monster deliciosa. Tanaman ini mempunyai daun terbelah dan lebar.

Berikut beberapa jenis tanaman janda bolong yang memiliki karakteristik berbeda-beda.

Jenis-jenis janda bolong

Sedikitnya ada empat jenis janda bolong yang paling umum dijual di pasaran. Di antaranya sebagai berikut:

1. Monstera siltepecana

Jenis janda bolong yang pertama ialah monstera siltepecana. Tanaman ini dicirikan tidak memiliki lubang, tetapi memiliki garis retak gelap.

Tanaman ini berwarna lebih cerah dari pada janda bolong lainnya. Bentuk daunnya memanjang dan tumbuh merambat.

2. Monstera dubia

Jenis janda bolong ini ditandai dengan garis retakan kecil dan warna pucat. Tanaman ini tumbuh merambat dengan batang dan daun yang memanjang ke bidang terdekatnya.

Baca Juga :  Menanam Bunga dengan Cara Hidroponik

Jadi, ketika anda menanam tanaman ini, pastikan untuk membuat tempat untuk merambat.

3. Monstera pinnatipartita

Monstera pinnatipartita memiliki daun paling besar dibandingkan monstera lainnya. Selain lebar, daun janda bolong ini memiliki permukaan mengkilat.

Daun tanaman ini berlubang dan bercelah. Batang daunnya kaku dan kokoh serta berwarna hijau zamrud.

4. Monstera oblique

Tanaman janda bolong ini memiliki banyak lubang, bahkan mencapai 90 persen dari permukaan daun. Daun monster oblique tipis dan jarang, bahkan dapat dikatakan langka.

Cara merawat janda bolong

Sedikitnya ada empat cara merawat janda bolong yang harus anda ketahui. Antara lain sebagai berikut:

1. Tanah poros

Pilih media tanam poros metan yang tidak padat untuk menanam janda bolong. Fungsi media tanam ini membuat akar janda bolong lebih mudah tumbuh dan dapat memberikan kadar oksigen akar.

2. Tempatkan janda bolong di tempat teduh

Panas matahari dan tanah kering membuat tanaman janda bolong layu. Daun janda bolong pun akan layu, menguning dan rontok.

Baca Juga :  Cara Merawat Anggrek dengan Tepat, Perhatikan Ini!

Karena itulah salah satu cara merawat janda bolong adalah dengan meletakkannya di area yang tidak terkena sinar matahari langsung atau bersuhu 23-30 derajat.

3. Pupuk janda bolong setiap dua minggu

Semua jenis pupuk bagus untuk janda bolong. Namun, kami menyarankan anda menggunakan pupuk organik agar pertumbuhan janda bolong apik.

4. Siram janda bolong dengan air beras

Untuk menjaga tanaman janda bolong tumbuh subur, sesekali sesekali dengan air yang telah digunakan untuk mencuci beras yang didiamkan selama tiga hari. Air yang digunakan untuk mencuci beras bisa menjadi pupuk yang murah.

Air yang digunakan untuk mencuci beras dapat merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman (daun, tunas dan cabang).

Manfaat air cucian beras untuk tanaman hias juga membantu dalam pembentukan klorofil yang membuat tanaman lebih hijau. Selain itu, air tersebut bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.